MERAUNG DALAM KIDUNG

Wahai jiwaku
Apakah kau akan menolak air mata dan tiap kesedihan?
Bukankah hidup ini bukan hanya kesenangan belaka...?____
Wahai sang jiwa
Apa yang membuatmu gundah?
Ambillah sayapmu lalu tajamkan seluruh arah___

Wahai jiwa...
Genggamlah dunia
Taburkan spora cinta
Teruslah beranjak dewasa dalam tiap desah yang kaurasa
Gapailah angkasa sampai ke langit jingga
Biarkan dunia berdebat semaunya
Karna kau bukanlah budak dari bualan mereka...__

Wahai jiwa..
Terbanglah sebisamu
Bebaslah bersama fikiranmu
Abaikan sang raja
Dia pemangsa unsur negatif
Dia pula pemakai topeng palsu
Ego pijakannya, amarah kiblatnya
Dialah sang raja Dunia
Kupanggil dia "kemunafikan"
Menjauhlah darinya...
Terbanglah
Bebaslah...
Percaya saja, dia mengincarmu..____

Wahai jiwa...
Aku damai mendengar dawai yang kau cipta
Aku tenang dengan lantunanmu yang penuh irama
Dekaplah lelahku agar tulang sayap tak lagi gemertak
Melawan hari yang terus tak pernah dapat kutebak...___

Wahai jiwa..
Dawai ini iramakan duka
Lantunan ini kian sumbang karena luka
Tak mampu lagi mendamaikan
Tak jua sanggup menenangkan
Sudikah terdekap kerapuhan itu...?
Sedang kian hari memudar kemudian mati meninggalkan jasad
Tanpa jiwa...
Tanpa cinta...___

Wahai sang jiwa..
Dengarkan hening dari tubuh mereka
Hening tlah memangsa bising
Lalu para kala jengking sibuk berunding
Berbagi daging bersama para cacing

Wahai para tubuh yang lusuh
Dada kalian selalu bergemuruh
Luapan ketidakpuasan biasa tertabuh
Maka beristirahatlah untuk bersimpuh
Agar jiwaku bening terbasuh

Matilah...
Rasakan kematian sebelum mati
Hidupkan..
Nikmati kehidupan sebelum benar-benar hidup
Hingga tak ada lagi jarak yang membuatmu letih untuk memaknai hidup dan mati
Karna semua ini hanyalah ilusi

Wahai kau yang menyentuh huruf-hurufku
Tiap keluh kesah ibarat sampah
Baunya busuk dan membuatmu tak bergairah
Timbunlah...
Biarkan ia menjadi kompos yang basah
Agar benih-benih kehidupan kembali merekah...


____
In collaboration

BSP With Mayang Tungga Dewi..
____


(my fb: 25 desember 2009)



Artikel Terkait:

0 Response to "MERAUNG DALAM KIDUNG"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme