AKU MASIH BALITA

Aku bercengkrama dengan burung
Riangnya membuat senjaku hidup
Kutatap langit begitu bersih
Hanya satu dua awan putih bergerak menuju Takdirnya
Semburat emas di ufuk barat hendak menutup cakrawala dengan gelap
Indah...
Indah...
Perjalanan fikiranku masih bermula
Dan malam akan menyuguhkan damainya

Cicit si pipit meramaikan pepohonan
Sang walet yang belum usai menghitung kepaknya masih meliuk
Jarak demi jarak
Aku terpesona melihat tingkahnya
Tak pernah lelah menididuri angkasa
Dasar burung ajaib...!
Kenapa kau tak mengajariku cara terbang?
Ah sudahlah...
Menatapmupun aku senang

Semilir hawa dingin mulai menyapa pori-poriku
Rupanya malam sudah begitu dekat
Cirebon bernyanyi menyoraki senja
Cirebon terkekeh melihat kagumku pada semesta
Kau masih seperti balita, begitu gumamnya
Namun aku hanya mengedipkan genit pada langitnya



Artikel Terkait:

0 Response to "AKU MASIH BALITA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme