KUPENJARAKAN WAJAHMU

Aku tak pernah terpenjara dengan masa lalu
Kisah hidup tak mungkin kupotong sebagian demi sebagian
Tiap jalan membawaku menuju sekarang
Hanya sekarang..

Masa lalu punya banyak pintu
Tiap kali kubuka kutemukan lantunan lagu
Aku rindu lagu-lagu itu
Aku mencintai suguhan nada kalbu
Namun aku tak pernah terpenjara

Aku menyukai kata
Segala kata..
Bahkan huruf-huruf yang kudapat dari luka..

Ketika lukaku mengering aku menjumpai hampa
Kurobek lagi
Kusegarkan lagi
Hingga darah dan kata-kataku menghadiahi puisi..



Artikel Terkait:

0 Response to "KUPENJARAKAN WAJAHMU"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme