INILAH DADAKU MANA DADAMU

Aku bukanlah sang pangeran dari negri awan

Aku bukanlah putra mahkota yang penuh harta

Bukan juga bangsawan yang penuh sajian kemegahan

Tapi aku memang bukan penguasa yang mampu memaksa dengan titahnya


Aku hanyalah rakyat jelata

Akulah pengembara

Seorang pejalan kaki yang terus bercerita tentang langkah

Karena tiap waktu tak mungkin tergantikan begitu saja


Detik demi detik aku menghafal udara

Helaan nafasku sudah sangat lega

Semua yang ada hanya alur dari Takdir Penguasa Raya

Dan isi dadamu masih milikmu seutuhnya..



Artikel Terkait:

0 Response to "INILAH DADAKU MANA DADAMU"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme