MASIH BERKACA

Liar imajiku mengembara menuju bias cakrawala
Sisa-sisa hujan masih menetes dari gulita
Alam raya menjelma di antara beberapa rupa
Tarian dingin di tubuh malam menusuk jiwa
ketika semua terjeda dalam pangkuan lelep yang meraja

Namun aku masih terjaga
Masih berkaca mengumpulkan serpihan kata
Dalam rintik air mata juga suka cita
Dalam duka nestapa juga canda tawa

Indah
Indah
Sungguh indah kurasa



Artikel Terkait:

0 Response to "MASIH BERKACA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme