SEDETIK

Ketika kerjap-kerjap mulai lengkap
Ketika bayang-bayang mulai menggenang
Ketika aku menemukan bibirmu
Ketika kutatap sayu matamu

Kau selami dingin dengan penuh gairah
Malam terlampau manis untuk dikorbankan
Aku telah menyentuh sembarang bentuk
Namun percikan imajinasi membuatku mampu menikmati sedetik extacy



Artikel Terkait:

0 Response to "SEDETIK"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme