UNTUK KEHIDUPAN DAN KEMATIAN

Aku tak sadar telah memaksa butir-butir masa bertaburan tiada guna. Aku tak sadar telah membiarkan nyawa beterbangan tinggalkan raganya. Aku tak sadar telah membenamkan telinga dalam gelembung kata di antara tinja. Aku tak sadar bahwa hidup yang kubawa harus kumaknai dengan tak hingga. Aku kira aku hanyalah seorang terdakwa.
Kehidupan yang ada adalah sesuatu yang terjaga dalam semesta, melaju menuju sebuah pola yang kita sendiri tak menyadarinya. Kematian yang kita kira nyata hanyalah sesuatu yang terlena di antara sesuatu yang kita anggap ada.
Dan ketika kamu tiba-tiba takut menghadapi kematian, maka kamu harus benar-benar berada dalam kehidupan. Bercakap-cakap dengan hidup, menyapanya dan berilah segurat senyum simpulmu. Katakan padanya bahwa kau memang benar-benar ada, bahwa kau bukanlah wujud yang menjual kehidupan dengan lainnya.
Dan ketika kamu tiba-tiba takut akan kehidupan. Maka kamu harus benar-benar mati. Bercumbu dengan belatung yang kamu rindukan. Berdansa dengan para kalajengking yang menggila. Bersama seluruh isi perut bumi yang akan mengeluarkan seluruh isi perutmu. Seluruh keraguan akan menyinari kuburanmu dan kamu menjadi benderang yang indah. Semua ketakutanmu tentang kehidupan akan lenyap dan menyatu dalam kenyataan yang seharusnya.
Dan ketika kamu ingin benar-benar hidup, maka kehidupan adalah hak semua manusia. Dimensi ini ada untuk membawamu menuju seluruh kehidupan yang kan ada. Bukan hanya air mata atau desahan nafas yang bicara, bahkan tetesan keringat akan menguap ke dalam surga. Bukan hanya luka yang mengerak dalam catatan nasib kita, tapi semua jejak tawa dan canda harus mampu kita jaga dalam tungku yang terus bergolak dalam dada. Sampai kamu temukan masa di mana jiwa rela meresap menuju angkasa, karena cinta.
Dan ketika kamu ingin benar-benar mati, maka kematian adalah keharusan bagi semua manusia. Dimensi ini ada untuk kau jaga dalam dada, karena sesuatu yang berawal pasti berakhir, hingga kita akan benar-benar hadir membawa catatan yang telah terukir. Lalu di manakah kita akan menyimpan semua asa, sekarang dada kita bukan lagi milik kita. Raga benar-benar telah binasa. Di manakah kita membawa keyakinan yang ada? Karena kini semuanya hanya prasangka. Ini adalah hari yang nyata. Inilah harinya semua manusia. Takkan ada lagi ketakutan ataupun kejatuhan terhadap tiap kehidupan dunia.
Dan ketika kau tiba-tiba diam. Maka kamu harus benar-benar memilih. Apakah kau ingin benar-benar hidup ataukah kamu memang benar-benar ingin mati?!
Dan ketika kau tiba-tiba bangun. Maka kehidupan ini mempunyai sejuta warna yang ingin kamu temui.
Dan ketika kamu tiba-tiba sadar, maka kematian telah menanti sejuta arti dari kehidupan yang kita jalani ini.
Dan ketika kau tiba-tiba ada, maka kehidupan telah beriringan dengan kematian sejak semula.





Artikel Terkait:

0 Response to "UNTUK KEHIDUPAN DAN KEMATIAN"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme