MENUJUMU
Aku pernah berharap bahwa kau adalah cawan yang kosong
Karena aku adalah anggur kehidupan yang tak lagi ditemukan
Akan kuisi hari-harimu dengan tembang dan pujian para dewa
Karena fikiranku selalu berputar-putar mengelilingi wajahmu
Namun tulang sayapku masih terlalu lemah
Sanggupkah kuterbang menyambutmu
Akankah kurengkuh tubuhmu tuk lengkapiku?
Atau malam akan kembali layu seperti dulu?
Aku tak berkuasa atas Takdir
Tapi hadirmu adalah anugrah bagiku
Berdoalah untukku
Untuk tiap pijakan langkahku menujumu

16.52
BANYU SEGARA PANTURA
, Posted in





0 Response to "MENUJUMU"
Posting Komentar