TELAH KUSAMPAIKAN SALAMMU PADA IZRAIL

Wahai jiwa yang tersakiti
Jangan kau sebut namaku berulang kali
Tetaplah biarkan aku sebagai rahasia sunyi
Karna hadirku memanglah pasti

Wahai jiwa yang dilanda sepi
Bisikkan pada dunia akan arti wangi
Lepaskan belenggumu di muka bumi
Dan tetaplah berjalan menggapai langit tinggi

Oh jiwa
Letakkan dirimu dalam pelepah surga
Jagalah sayapmu dari para serangga
Jangan biarkan ada noda putus asa
Karena kau memang diciptakan dengan cinta

Sudah kusampaikan salammu pada izrail yang tak berkuasa akan waktu
Riak wajahnya meneduh memancarkan rindu
Namun dadanya bergolak menyambar air matamu
Lebur luluh terkurung cemburu

Andai dia adalah dirimu dijerat pilu
Andai dia diasah gelisah diterkam ragu
Andai dia dijamah ruang di pikat nafsu
Andai dia bukan cahaya putih yang patuh pada Penguasa waktu

Dia berwasiat akan salam untukmu wahai jiwa
Karena dia juga tak kuasa pada Takdir manusia
Dia adalah cinta dalam bentuk berbeda
Agar kehidupan tetap berputar pada porosnya



Artikel Terkait:

0 Response to "TELAH KUSAMPAIKAN SALAMMU PADA IZRAIL"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme