SEBILAH WAJAH PADA TEMBOK KUSAM

Memang ada ruang kosong yang semakin hampa
Pengap tanpa udara dan senyum tawa
Ruang kosong di jiwa ternyata menyiksa
Selalu menculik fikiran menuju halimun rasa

Di sini hanya ada lukisan wajah
Wajah yang semakin pecah
Entah
Entah
Dia selalu hadir saatku gundah

Sebilah wajah pada tembok kusam
Menancap terlalu dalam
Aku terus diterkam
Malam demi malam...



Artikel Terkait:

0 Response to "SEBILAH WAJAH PADA TEMBOK KUSAM"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme