SELEMBAR KERUDUNG MERAH

Senja di altar jingga kukunjungi cakrawala
Mengais kerinduan redupnya sisa-sisa kemesraan
Wajahmu memantul dari semburat cahaya
Menyerapku tuntas dalam celah langit penuh pesona

Dari hening dan separuh jelaga berkelebat warna
Kerudung merah itu melambai di ujung gang tanpa nama
Di jalan simpang tiga, cinta-kenangan-masa depan aku berkaca
Adakah masa yang kan menyatukan assa dari dua dada?

Namun kini aku telah terganti
Ceria riang tawamu tak lagi bisa kutemani
Hanya onggokan sepi kau sisakan malam hari
Dan selembar kerudung merah yang kini jadi ilusi



Artikel Terkait:

0 Response to "SELEMBAR KERUDUNG MERAH"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme