MENGEJA DETIK-DETIK RINDU

Saat aku terlalu lemah untuk menguasai hening
Aku hanyalah dingin yang diceritakan rintik-rintik hujan dan angin
Saat aku tak mampu menguasai sepi
Aku hanyalah rengekan katak yang bersenggama dengan sungai
Saat aku tak bisa mengendalikan gelap
Aku hanyalah malam yang terkucil dari hangatnya rembulan
Dan saat aku tak mampu menangkal bayanganmu
Akulah kerinduan yang sedang diselimuti harapan



Artikel Terkait:

0 Response to "MENGEJA DETIK-DETIK RINDU"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme