PAGELARAN MALAM
Aku ingin bercerita
Suatu hari berkumpullah para burung di jagat maya
Merancang sebuah mimpi untuk memanen kata
Dipimpin sang rajawali yang gagah perkasa
Para burungpun sepakat dalam satu bahasa
"Saatnya seniman menetaskan karya"
Saat yang ditunggu-tunggupun memang terjadi
105 burung berkumpul mendeklarasikan kitab susastra pelangi
Dari bulu-bulu merekalah terlahir untaian puisi
Syair berdarah hingga senandung lirih penuh melodi
Bahkan carut marut negri hingga teriakan revolusi
Malam itu kicauan mereka menembus dinding-dinding sunyi
Indah...
Sepertinya memang indah
105 burung telah meminjam ekor merak
Melenggak lenggok penuh kebanggaan
Bersiul pada jagat tahayul
Mengibas-kibaskan sayap mereka yang basah karena tepuk tangan
Tapi ruh sang Rendra berkata "Kalau kalian mau uang, maka mengemislah di jalan"
Para burung berbisik keheranan
Dan tiba-tiba mereka lupa ingatan
Seminggu begitu saja berlalu
Kulihat burung-burung itu bertengger di dahan rindang
Bercengkrama tentang kicauannya kemarin
Tentang syair yang mereka kumandangkan pada malam
Tentang percik-percik api dari nostalgia hati
Juga tentang gono-gini dari ketenaran yang mereka miliki
Tanpa menengokku
Tanpa menengokku
Ah.. Sudahlah...
Jalanku bukan jalanmu
Walau sayap kita pernah bertemu

15.52
BANYU SEGARA PANTURA
, Posted in





0 Response to "PAGELARAN MALAM"
Posting Komentar