MEMBISIKI ANGIN

Di pelataran sepi aku menatap angkasa
Butiran bintang bagai percik api
Lengang menembus ruang tanpa batas
Di sana kutemukan ada dan tiada
Seperti kedipan bintang dan tiap kehidupan
Juga tatapan mata yang memenjarakan sebuah pertemuan

Seorang pemuda lusuh membisiki angin
"Di manakah Takdirku bersembunyi?"



Artikel Terkait:

0 Response to "MEMBISIKI ANGIN"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme