PADA ANGKASA

Gemerisik fikiran membakar sepi tiap jelaga kering
Ku palingkan wajah dari tembok pada angkasa

Purnama mengunggun di sekitar pekat awan hitam
Gemintang bertebaran meruangi batas putih dan biru
Kapas-kapas langit mengambang membentuk peraduan
Angin hening sesekali mengusap telinga
Daun-daun tertunduk dalam tangkai cinta
Hingga hening menyerapku pada alam rasa



Artikel Terkait:

0 Response to "PADA ANGKASA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme