DINGIN DAN PISAU
Dingin malam mengincar tubuhku dari segala arah
Mungkin ingin mencabik, mungkin juga akan mencincang
Aku ketakutan dan berlari mencari perlindungan hangat
Kini aku bersembunyi di bawah ketiak ciremai
Dingin..
Udara kuningan terlalu pisau pada pori-poriku
Aku hanya mampu bersembunyi, tak mampu melawan
Selimut adalah penghibur dan pelindung
Hingga aku benar-benar merasa aman

20.55
BANYU SEGARA PANTURA
, Posted in





0 Response to "DINGIN DAN PISAU"
Posting Komentar