SEMENANJUNG DOA
Wahai jiwaku, apa akan kau biarkan jasadmu tenggelam dalam setetes air?
Kunjungilah samudra dan lenyapkan dirimu di sana
Kau bukanlah pengikut samiri pada jaman musa
Tapi kenapa kau masih mendewakan emas dan menyembahnya?
Jangan biarkan hidupmu menyelinap sebelum kau capai tujuan mulia
Atau kau akan mati di atas tumpukan harta
Wahai pemilik Singgasana Cinta
Jangan butakan hamba dengan keping uang palsu yang menjanjikan surga
Berapa banyak harus ku cium emas yang tertawa
Suka cita ini hampa dan sangat membuat lena
Murnikan jiwa ini tanpa berhala
Jangan biarkan emas dan batu membakar seluruh tenagaku dalam neraka
Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati
Yang menyematkan nafsu bagi pencarian jati diri
Mahluk lemah sepertiku tak mungkin berjalan tanpa tongkat penyangga
Kau berikan anugrah itu pada Musa, hingga Kau berkata-kata padanya
Sedangkan rapuhku, O, cerminku yang nyata
Tataplah seisi fikiran yang penuh noda
Bersihkan wajahku dari kepalsuan prasangka
Karna Kau adalah Maha Raja dari segala Raja
Maka pantaskan aku dengan seluruh kabar gembira
Wahai Dzat yang penuh rahasia
Penguasa segala rahasia yang Menyukai keindahan
Hadiahi aku dengan ketersingkapan
Mata, hati, dan jiwaku, juga segala keterikatan
Jangan biarkan aku mengelak dari keyakinan
Seburuk-buruk tempat persembunyian adalah keraguan
Tempatkan aku bersama orang-orang yang merindukanMu
CaraMu..
KaruniaMu..
Dan semua jiwa yang kau pilih, untuk menyempurnakanku..
LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAH
LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAH...

23.16
BANYU SEGARA PANTURA
, Posted in





0 Response to "SEMENANJUNG DOA"
Posting Komentar