BUNGA DI AMBANG CAKRAWALA

Peluklah rindu wahai kelopak mawarku
Bukankah kau merah yang menggetarkan dada
Denyutan nadiku menginginkanmu, sebagai candu
Ranumkan malamku dengan belaian dan kecupan
Agar sepi tak lagi berkuasa pada nafas dan keringatku

Peluklah rindu wahai bunga di ambang cakrawala
Mata dan rekahan cahaya di bibir senja mencumbu langit
Meninggalkan bekas-bekas cinta seperti bercak kenikmatan imaji
Tersipu malu merah jingga pada gejolak yang tak kunjung usai
Tuntaskanlah segera semua cahaya
Agar malam bisa mengambil percikan bintang dan menyuntingkannya pada wajah rembulan
Dan langit akan dipenuhi dengan gurat puisi yang sejak tadi menunggu
Gelap menyempurnakan cahaya...



Artikel Terkait:

0 Response to "BUNGA DI AMBANG CAKRAWALA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme