INIKAH CINTA?

Dulu, syahadat cintaku hanyalah ucapan bibir
Nafsu tetap berkuasa; bahkan kusetubuhi geliat nikmatnya
Mata ini selalu berbinar tak tahu malu
Menyantap setiap tatap yang menciumi air liur kemolekan
Lapar dahaga hanyalah syahwat, mempermainkan apungan logika dalam tungku pembakaran

Kini, aku sungguh ingin berteduh dalam wajahmu
Wahai kesejatian yang dilahirkan sebagai jasad penyempurnaku
Dan tunduklah segala gelisah, damaikan cakrawala
Ijinkan rahimmu kutanami benih kehidupan penduduk surga



Artikel Terkait:

0 Response to "INIKAH CINTA?"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme