SELURUH TUBUHNYA ADALAH PERUT

Lelap lelah kuselami sepi
Sepucuk sapa kulambaikan pada seluruh jiwa yang terjaga
Sampaikan salam perpisahanku pada tiap hati yang bibirnya selalu ingkar
Pada suara-suara manis yang tak ditemukan asalnya
Pada semua sampah yang mengotori janji hari di perkebunan mimpi

Birokrasi sarang laba-laba
Sibuk menganyam jala bagi anak cucunya
Seluruh tubuhnya hanyalah perut
Seluruh fikirannya adalah perangkap bagi mangsa-mangsa yang dikirim oleh nasib
Hingga tak ada ruang bagi hati
Tak ada ruang bagi toleransi, cinta



Artikel Terkait:

0 Response to "SELURUH TUBUHNYA ADALAH PERUT"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme