MENUANG PANAS DI BIBIR YANG GEMETAR
Aku tahu matamu berkaca
Menyayat sepi yang entah punya siapa
Aku tahu matamu terbakar
Menuangkan panas di bibirku yang gemetar
Dan malam, saat aku menemukan wajahmu
Sejenak sebelum tidur
Akan kubelai tubuhmu seluruhku
Agar kau tak lari meninggalkan fikiranku
Karena malam akan sangat terasa damai
Saat kau mau menyinggahi taman hati di alam mimpiku
Maka bacalah aku bukan hanya sebagai huruf dan kalimat
Karena aku pun tak semata puisi
Bukankah kau mengenalku wahai sang putri?

10.17
BANYU SEGARA PANTURA
, Posted in





0 Response to "MENUANG PANAS DI BIBIR YANG GEMETAR"
Posting Komentar