MENUANG PANAS DI BIBIR YANG GEMETAR

Aku tahu matamu berkaca
Menyayat sepi yang entah punya siapa
Aku tahu matamu terbakar
Menuangkan panas di bibirku yang gemetar

Dan malam, saat aku menemukan wajahmu
Sejenak sebelum tidur
Akan kubelai tubuhmu seluruhku
Agar kau tak lari meninggalkan fikiranku
Karena malam akan sangat terasa damai
Saat kau mau menyinggahi taman hati di alam mimpiku

Maka bacalah aku bukan hanya sebagai huruf dan kalimat
Karena aku pun tak semata puisi

Bukankah kau mengenalku wahai sang putri?



Artikel Terkait:

0 Response to "MENUANG PANAS DI BIBIR YANG GEMETAR"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme