KITA TAK PERNAH SALING MENUDING

Seorang lelaki menuding ke arah wanitanya
"Cintamu hanyalah perut, rindu hanyalah cemilan bagi kenikmatan mulutmu, sedangkan aku kau buang seperti kotoran"

Seorang wanita menuding ke arah laki-lakinya
"Cintamu hanyalah kesenangan di bawah perut, rindu yang kau kirimkan hanya seharga geliat sahwat, dan aku hanyalah lendir yang kau pancarkan tanpa arah"

Seorang raja menuding ke arah budaknya
"Cintamu hanyalah materi, kau selalu menghitung apa yang kuberi dan apa yang tak ku beri, rindumu hanyalah ketidak sanggupan untuk menerima kesusahan, dan aku hanyalah pundi-pundi emas yang kau pahat dengan aneka macam pujian"

Seorang kekasih merogoh jantung pujaan hatinya
"Aku tak mengerti kenapa darahmu memeluk wajahku begitu erat? kenapa degub jantungmu memanggil-manggil namaku? Kenapa dalam tiap pertemuan pembuluh darah ada petunjuk jalan menuju jiwaku?"



Artikel Terkait:

0 Response to "KITA TAK PERNAH SALING MENUDING"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme