BERMAIN API

Inilah yang kukhawatirkan
Terlalu dalam kubermain dengan perasaan
Terlalu tajam kugoreskan tinta kehidupan
Denganmu...
Terlalu banyak waktu yang kita ukir
Dan tak pernah terfikir

Inilah yang kukhawatirkan
Hampir aku melukai putihnya hatimu
Hampir aku menyeret rasamu dalam egoisku
Hampir aku menusukmu dengan dusta sembilu
Hampir saja tak kuhirau sembab air matamu

Inilah yang kukhawatirkan
Aku terjebak dalam permainan tak berkesudahan
Aku terjebak dalam cinta penuh perhatian
Aku terjebak di persimpangan kemunafikan
Aku terjebak di depan wajahmu, tanpa perlawanan

Inilah yang kukhawatirkan
Dan secuil sesal menyatu
Saat kau menatap kuat tubuhku
Saat kau menerawang gairah rinduku
Saat aku tahu
Terlampau jauh aku menelusuri wajahmu
Hingga tak sedetikpun ku sanggup jauh darimu

Inilah yang kukhawatirkan
Permainan yang kumulai tak mampu ku akhiri
Kini aku terdampar di sudut sepi
Terbakar kalut merindui jati diri
Tak mungkin ku berlama-lama dalam permainan emosi
Dan aku
Meneteskan perih tanpa terkenali

Apa ini?

Suara hati - suara hati
Malam sepi - malam sunyi
Aku sendiri
Sebelumnya tak pernah seperti ini
Duuuh Gusti...



Artikel Terkait:

0 Response to "BERMAIN API"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme