JALAN CAHAYA
Wahai penduduk dunia maya
Rapihkan jiwamu menuju cahaya
Di sanalah tempat cinta dicipta
Tempat cinta diseduh dengan para nyawa
Ketika itulah jiwa mengenal rindu pada Asalnya
Rindu yang tiada tara
Maka ingatlah
Dan pujilah kelembutanNya
Wahai penduduk dunia maya
Dalam rindu kau temukan cinta
Dalam cinta kau temukan cahaya
Dalam cahaya kau temukan segala daya
Maka bertasbihlah memuji kebesaranNya
Wahai penduduk dunia maya
Sebarkan cahaya di seluruh permukaan dada
Sinari hati-hati yang sedang bermuram durja
Sirami kelopak cinta manusia
Hingga tak ada lagi yang hijau selain salam dari penghuni alam raya
Salam cinta dan kedamaian penuh pesona
Surga surga surga
Mari kita sambut senyuman nurani kita
Atas kemenangan manusia di muka jagat raya
Wahai penduduk dunia maya
Lepaskan jubahmu
Seluruh bentuk adalah wujud
Apalah arti mata tanpa ada cahaya
Apalah arti hati tanpa ada cinta
Maka ambillah cahaya yang menjadi hakmu
Karena Dia adalah Cahaya di atas cahaya
Dia Menghendakimu menyebarkan cinta
Agar kehidupan tak dimangsa kelam yang hampa
Wahai penduduk dunia maya
Ruhmu adalah pancaran cahayaNya
Kalau kau tak menghendaki cinta
Ke mana lagi kau akan berjalan
Sedangkan kelam selalu menyesatkan
Akankah kau dikembalikan menuju kesempurnaan?
Wahai penduduk dunia maya
Lihatlah langit dalam purnama
Rembulan anggun bersolek begitu mesra
Walau cahaya bukan miliknya
Tapi dia menyuguhkan damai dalam cinta
Milik siapakah cahayanya?
Lalu kenapa kau hendak berlari dari cinta
Terimalah cahaya dan sebarkan ke seluruh dada
Wahai penduduk dunia maya
Inilah cinta
Inilah cahaya
Tak ada cahaya selain CahayaNya
Tak ada cinta selain CintaNya
Maka janganlah kau buta
Jangan pula kau sengaja pejamkan mata
Bahwa jasad ini sebentar lagi sirna
Rusak digilas roda dunia

22.27
BANYU SEGARA PANTURA
, Posted in





0 Response to "JALAN CAHAYA"
Posting Komentar