SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA

Wahai para anak bangsa
Hari ini ibu pertiwi terlahir ke dunia
Susah payah persalinannya
Penuh darah penuh air mata
Dunia menatapnya
Seluruh jiwa menyambut kehadirannya

Dan atas Berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa
Merdeka dikumandangkan
Diteriakkan...
Penuh suka cita
Merrrdekaaa...!!

Gemuruh lautan suara menghentak
Hatiku bersahutan menyalak hingga sesak
Merdekaaa!
Hapuskan semua pasak dari nurani yang berteriak
Merah putih biarkan tegak
Pancasila jangan hanya sekedar sajak
Lihatlah..
Lihatlah...
Di belahan bumi manakah gedung-gedung ramai berdesak?

Wahai para penguasa yang kami harap bijak
Tebarkan gedung-gedung itu layaknya sajak
Demi pemerataan, demi kesejahteraan, demi menggerus timbunan kerak
Demi NKRI yang gagah dalam topang sejahtera yang TEGAK!

Hiduplah Indonesia rayaaa..

Kumandang lagu itu membuatku merinding
Ada cinta di dalam baitnya
Ada rasa dalam lantunan jiwanya
Ada assa disematkan para pejuang bangsa
Akupun terlarut dalam cita-cita yang dititipkan pahlawan kita

Merdekaa..!
Sekali merdeka tetap merdeka
Riuh ramai suka cita anak bangsa
Menyambut hari lahirnya ibu pertiwi tercinta

Inilah gubahan cinta dari tanah merah sepanjang sejarah
Inilah nyanyian resah dari anak bangsa yang masih penuh gairah
Sawah ladang, hutan laut, udara dan limbah yang tercurah
Negriku ternyata telah diperkosa oleh tangan-tangan serakah
Kita semua memang tengah dilanda gerah
Namun yakinlah akan hari depan yang cerah

Melesatlah panah-panah di ujung gairah
Agar pilu segera sudah
Agar tirani tak lagi menjajah
Agar si miskin tak menjadi tumbal penuh darah
Agar senyum anak bangsa tak lagi terjarah

Bangkitlah..
Bangkitlah...
Biarkan udara segar masuk ke setiap rumah
Lalu
Izinkan Indonesia berbenah


(Momentum 17 agustus 1945-2010)



Artikel Terkait:

0 Response to "SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme