DALAM PUSARAN RINDU

Wahai jiwa
Maafkan aku menyakitimu
Aku tak menghiraukanmu
Dalam kesibukanku mengembarakan hasratku

Wahai jiwa
Jangan kau tinggalkan aku
Nuraniku mati tanpamu
Nafasku hilang tak menemukanmu
Kembalilah bawa aku waktu
Agar ku bisa kembali meminjam sayap teduhmu

Wahai jiwa
Jangan lelah menunggui gundahku
Tetaplah jadi penghiburku
Sunyiku sepi tanpa bisikanmu
Aku rindu kemesraan itu

Wahai jiwa
Redamlah aku dari gemuruh dadaku
Aku takut kehilangan waktu
Tanpamu apalah maknaku
Genapilah seluruh huruf-hurufku

Wahai jiwa
Antarkan aku menepikan rindu
Gelombang sungai nafsu meneror tubuhku
Aku takut hilang ditelan pusaran waktu

Wahai jiwa
Kau tahu segalaku
Kau telah meneliti pori-pori fikiranku
Maka maafkan lemaku mengacuhkanmu
Aku memang tak tahu malu

Wahai jiwa
Usaplah air mataku
Usaplah air mataku
Sungguh aku merindukanmu






Artikel Terkait:

0 Response to "DALAM PUSARAN RINDU"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme