MENGUTUS AGUSTUS PADA BISIKAN KITA

Tiada mengapa sayang..
Aku hanya ingin mengutus agustus pada kenangan itu
Ketika air matamu merekah membasuh pipiku
Ketika keindahan yang pilu meledak-ledak di dadaku
Ketika kesadaranku hanya ada pada dukamu

Hari ini, air matamu kembali terasa di pipiku
Walau kau entah di mana

Tiada mengapa hatiku sayang..
Aku hanya ingin merasakan aliran hangat darahku
Ketika matamu mengaca di mataku
Ketika bibirmu menggetarkan dadaku
Ketika sunyi hanya milik bisikan kita berdua
Ketika berita yang entah menyampah amat membuatmu resah
Lalu kau mencari bahuku untuk bersandar
Juga memamerkan air mata bening itu pada hatiku

Tiada mengapa, sungguh sayang..
Malam yang ranum telah menyeduh purnama dalam udara dingin
Rerumputan bergetar disentuh kepak-kepak mungil serangga malam
Seberkas kehangatan adalah selembar hembusan nafas pada leherku
Tak terlalu lama malam menyandingkan fajar
Namun kepalamu masih belum puas bersembunyi dalam dadaku



Artikel Terkait:

0 Response to "MENGUTUS AGUSTUS PADA BISIKAN KITA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme