PEMATANG SENJA YANG KIAN TERSEKA

Ketika mentari senja menyiramkan jingga, kelepak kelelawar tiba
Mengecup redup demi redup hingga gulita, kelepak kelelawar tiba
Menghitung usia cakrawala pada ranting surya, merintihlah angkasa
Menghafal gelap yang merayapi lembarnya, merintihlah angkasa
Di antara catatan ilalang dan celoteh belalang, kapas imajiku melayang
Menuju pematang senja yang kian terseka, wajahmu mengambang
Memilihkan teduh pada bantalan awan, kerudungmu mengembang
Hingga gelap menjadi sempurna
Kuraba bercak rindu pada tikar cinta



Artikel Terkait:

0 Response to "PEMATANG SENJA YANG KIAN TERSEKA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme