BUKAN KARENA GELISAHMU ATAU AKU

Kau harus tahu apa makna hatimu
Bukan karena mendungku atau mendungmu
Bukan karena gerimisku atau embunmu
Maka pandanglah wajahmu dalam cermin
Saat aku menatap senyum yang menghiasimu

Kau memang pernah menjadi rahim dari huruf-hurufku
Namun, sekarang kau hanyalah mawar biru lebam yang keluar dari igauan masa lalu
Kau bukanlah tujuanku
Namun aku masih tetap menginginkan senyummu itu
Menyapaku
Melambaikan salam "selamat jalan" pada keindahan yang pernah memanjakan jiwa kita berdua



Artikel Terkait:

0 Response to "BUKAN KARENA GELISAHMU ATAU AKU"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme