MENETEK DI DADA MASA LALU

Secarik malam membuka diri pada pikiran
Menyediakan alur jiwa untuk kutulis
Sebagai bingkisan rasa, detik demi detik
Sejenak sebelum ku terlelap

Kali ini aku mengundangmu untuk membacakan bintang-bintang
Karena dulu pernah kukirimkan kemeriahan langit serupa, saat kau menghilang dari harapan

Mari di pelukanku
Mari meminjam waktu yang telah diambil sang Takdir
Mari menenggak kesetiaan yang dituang dari cawan janji yang sangat memabukkan
Biarlah kita hilang kesadaran
Menikmati kilasan cahaya dari pantulan rindu yang terlarang



Artikel Terkait:

0 Response to "MENETEK DI DADA MASA LALU"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme