MENETEK DI DADA MASA LALU
Secarik malam membuka diri pada pikiran
Menyediakan alur jiwa untuk kutulis
Sebagai bingkisan rasa, detik demi detik
Sejenak sebelum ku terlelap
Kali ini aku mengundangmu untuk membacakan bintang-bintang
Karena dulu pernah kukirimkan kemeriahan langit serupa, saat kau menghilang dari harapan
Mari di pelukanku
Mari meminjam waktu yang telah diambil sang Takdir
Mari menenggak kesetiaan yang dituang dari cawan janji yang sangat memabukkan
Biarlah kita hilang kesadaran
Menikmati kilasan cahaya dari pantulan rindu yang terlarang

20.20
BANYU SEGARA PANTURA
, Posted in





0 Response to "MENETEK DI DADA MASA LALU"
Posting Komentar