JERIT KEPERAWANAN

Maafkan kami telah memperkosa tubuhmu wahai sang dewi
Kami hanyalah mahluk yang dititipi birahi lapar
Tak tahan dengan bujuk rayu hidup yang godaannya semakin buas
Sungguh...
Kami terpaksa mencumbu cadas dan rerimbunan hutanmu yang anggun
Hanya demi sesuap kehidupan anak-anak kami yang terancam kelaparan
Karena nasi tak bisa kami tanak hanya dengan air mata

Sungguh kami terpaksa wahai bumiku
Janji para penguasa hanya mengenyangkan harapan semata
Selamanya mereka tuli dan buta
Membanggakan perut buncit semata



Artikel Terkait:

0 Response to "JERIT KEPERAWANAN"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme