KEJUT PESONA

Aduhai gemuruh langit yang menghantarkan gelombang rasa
Kilasan waktu yang menjadi kejut wajah di simpang jalan sepi telah merampas ranum cahaya purnama
Bukan badai yang kau hawatirkan dari gelap malam
Andai jemari masih saling menggenggam
Tak mungkin tsunami melenyapkan matamu pada matanya

Aduhai petir santun yang membelai jantung cakrawala
Selama hujan masih menyejuk rindu di bumi cinta
Takkan sirna segala makna yang kau kirimkan pada jiwa
Datanglah, dekati dia dengan kecup mesra
Peluk senyum manisnya..



Artikel Terkait:

0 Response to "KEJUT PESONA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme